Monolog Inggit

POSTER1

Pementasan:
Hari/Tanggal : Sabtu/10 Mei 2014
Waktu : 20.00 – 22.00 WIB
Tempat : Teater Jakarta, Taman Ismail Marzuki

 

Press Conference:
Hari/Tanggal : Senin/5 Mei 2014
Waktu : 11.00 WIB
Tempat : Galeri Indonesia Kaya, Grand Indonesia West Mall Lt. 8, Jakarta

 

Tiket:
Tiket Platinum: Rp 1,000,000 • Gold: Rp 500,000 • Silver: Rp 300,000

Informasi & Pembelian Tiket :

  • Etcetra – 0217246225
  • Titimangsa – 081287223397 / 087825442516
  • Jakarta Post – 081219533519
Silahkan melakukan panduan sesuai instruksi dari CS kami

Rekening untuk pembelian tiket yang sah adalah :

  • BCA 5240320250 an. PT. Artha Garwa Etcetra
  • BCA 3520254594 an. Bagja Baghea
  • Keterangan : (jangan melakukan transaksi apapun bila no rekening yang diberikan tidak sesuai dengan daftar rekening diatas)

Pembeli tiket yang sudah melakukan transaksi akan dikonfirmasi melalui email dan kami akan melampirkan voucher yang harus di print/ditunjukan untuk ditukarkan pada :

  • H-1 (9 Mei 2014) di Etcetra Jl.Ciniru 2 No.18 Senopati Jakarta Selatan atau 
  • Hari H (tgl 10 Mei 2014) di Teater Besar Taman Ismail Marzuki (TIM) 2 Jam sebelum Pementasan (18.00 WIB)

 

Testimonial :

Terry Putri – Selebritis

My God! Sumpah, Monolog Inggit Happy Salma keren banget! I was crying, laughing! Totally awesome!

-

Drs. Sunaryo – Seniman

Menonton Monolog Inggit, saya jadi tahu sejarah seorang Inggit Garnasih, tapi dengan cara yang menghibur, dan mampu membuat penontonnya ikut merasakan apa yang mau disampaikan.

-

Shahnaz Haque – Selebritis

Happy Salma membawakan monolog ini sangat prima, sangat baik. Saya dan Gilang sampai gemeteran nonton ini.

-

Agus Noor

Monolog Inggit menggambarkan sejarah bukan sebagai fakta semata, tetapi sejarah sebagai satu entitas kehidupan manusia, itu hadir disini. Sampai saya merasakan, marahnya Inggit, kesedihan Inggit.

-

Sandiaga Uno

Happy Salma berhasil membangun emosi kita ya. Dan tergugah, tadi sempat saya terharu dan berkaca-kaca.

-

Olga Lydia

Monolog Inggit Garnasih menghidupkan sejarah perjuangan perempuan dalam perang kemerdekaan. Perjuangan sunyi yang telah mengantar Bapak Bangsa kita menuju Gerbang Kemerdekaan.

-

Renitasari Adrian – Program Director Djarum Apresiasi Budaya

Ending Monolog Inggit ini menyisakan sesak di dada, never ending cinta Inggit terhadap Soekarno yang dibawa sampai mati.